Pelatihan Penggunaan Instrumen Spektrofotometri Dan Kromatografi Untuk Analisis Kimia Farmasi

 

Untuk menunjang kegiatan perkuliahan, Program Studi Farmasi bekerja sama dengan UPT Laboratorium Terpadu dan Sentra Inovasi Teknologi (LTSIT) Universitas Lampung mengadakan Pelatihan Penggunaan Instrumen Spektrofotometri Dan Kromatografi Untuk Analisis Kimia Farmasi. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari adanya Kesepakatan Bersama antara Prodi Farmasi Universitas Malahayati dengan UPT Laboratorium Terpadu dan Sentra Inovasi Teknologi (LTSIT) Universitas Lampung. Pelatihan ini diikuti oleh mahasiswa farmasi regular dan konversi, dan dilengkapi dengan praktikum langsung penggunaan instrumen di laboratorium. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 14-15 Mei 2018. Rangkaian acara pelatihan dimulai dengan pembukaan acara pelatihan oleh Kaprodi Farmasi Universitas Malahayati, Ibu Ade Maria Ulfa, M.Kes., Apt, dan dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang instrumen spektrofotometri dan kromatografi yang disampaikan oleh Manager Mutu UPT Laboratorium Terpadu dan Sentra Inovasi Teknologi (LTSIT) Universitas Lampung, Ibu Rinawati, Ph.D. Setelah para peserta mendapatkan pembekalan materi yang cukup, acara dilanjutkan dengan pelaksanaan praktik penggunaan instrumen sekaligus tata cara pembacaan hasil. Instrumen yang dipaparkan dalam pelatihan ini meliputi Gas Chromatography-Mass Spectrophotometry (GC-MS), High Performance Liquid Chromatography (HPLC), Dan Micro Plasma-Atomic Emission Spectrophotometry (MP-AES).

Teknik analisis kromatografi dan spektrofotometri merupakan teknik analisis instrumental kimia yang dewasa ini banyak sekali digunakan untuk analisis sediaan farmasi, seperti obat, obat tradisional, kosmetik, dan juga makanan minuman. Contoh teknik kromatografi adalah High Performance Liquid Chromatography (HPLC), Gas Chromatography (GC), Gas Chromatography-Mass Spectrophotometry (GC-MS), merupakan alat ampuh dalam teknik pemisahan, juga analisis kualitatif maupun kuantitatif. GC-MS dapat digunakan untuk menentukan massa atau berat molekul suatu senyawa dengan fragmentasinya sebagai salah satu analisis struktur atau elusidasi struktur. HPLC dapat memisahkan senyawa dengan akurasi dan limit deteksi yang tinggi dibandingkan dengan metode yang konvensional.

Spektrofometri, seperti spektrofotometri ultraviolet-visibel, spektrofotometri serapan atom, micro plasma-atomic emission spectrophotometry (MP-AES), spektrofotometri infra red, merupakan instrumen yang sangat berguna dalam analisis kuantitatif berbagai senyawa kimia.

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 5 =